Berita, Panduan Teknis

Stay informed with the latest solar mounting trends, project updates, technical insights, and industry developments from Ziyuan Energy.

Panduan Pemasangan Sistem Mounting Panel Surya L-Foot pada Atap Metal

Panduan teknis langkah demi langkah untuk pemasangan sistem mounting panel surya L-Foot pada atap metal. Pelajari cara menentukan titik pengikatan pada gording atau struktur penopang, menyambung rel aluminium, memasang klem panel, melakukan bonding dan grounding, serta mengurangi risiko ulir baut stainless steel macet agar instalasi PLTS atap lebih aman dan sesuai kebutuhan proyek.
Share the Post:
L-foot solar mounting system with aluminum rail and rail connector for metal roof PV installation
Ditinjau oleh Tim Engineering PT Xiamen Ziyuan Energy Technology

Panduan ini menjelaskan prosedur pemasangan untuk Sistem Mounting Panel Surya L-Foot dari PT Xiamen Ziyuan Energy Technology pada atap metal. Materi ini disiapkan sebagai referensi teknis bagi kontraktor EPC, installer PLTS atap, dan mitra distribusi dalam menyiapkan proyek pemasangan panel surya.

Catatan teknis: Panduan ini digunakan sebagai referensi untuk perakitan dan pemasangan produk. Desain akhir, verifikasi beban, evaluasi beban angin, pemilihan jenis pengikat, bonding listrik, grounding, serta kepatuhan terhadap ketentuan setempat harus dikonfirmasi oleh profesional yang kompeten. Nilai torsi, jenis pengikat, jarak antar titik tumpu, dan jarak bentang harus mengikuti gambar teknik yang telah disetujui untuk proyek terkait.

Video Pemasangan

Tonton video perakitan berikut untuk memahami proses dasar penempatan L-Foot, pemasangan rel aluminium, serta penggunaan klem pada modul panel surya.

YouTube video

Catatan: Video ini merupakan panduan visual untuk perakitan dasar. Untuk persyaratan struktur dan kelistrikan secara lengkap, ikuti petunjuk pemasangan, gambar teknik, dan dokumen proyek yang berlaku.

Ringkasan Video

  • 0:00–0:06: Menentukan posisi dan memasang braket L-Foot
  • 0:07–0:15: Memasang rel aluminium
  • 0:16–0:18: Mengunci modul PV menggunakan klem ujung
  • 0:19–0:25: Memasang klem tengah di antara modul

Komponen Sistem Mounting L-Foot

Sebelum memulai pemasangan, pastikan seluruh komponen berikut telah tersedia:

Komponen sistem mounting panel surya L-Foot untuk atap metal, meliputi braket L-Foot, rel aluminium, penyambung rel, klem ujung, klem tengah, pelat bonding, dan grounding lug.
  • Braket L (L-Foot)
  • Rel aluminium (Rail)
  • Penyambung rel (Rail Connector)
  • Klem ujung (End Clamp)
  • Klem tengah dengan pelat bonding (Mid Clamp with Earthing Plate)
  • Terminal grounding / grounding lug

Spesifikasi Teknis

Parameter Spesifikasi
Material utama Paduan aluminium AL6005-T5
Perlakuan permukaan Anodisasi
Material pengikat Baja tahan karat
Aplikasi Pemasangan modul PV pada atap metal; kesesuaian akhir harus diverifikasi berdasarkan kondisi dan desain teknis proyek.
Standar desain Standar acuan, parameter beban, dan persyaratan desain dapat berbeda menurut pasar, lokasi proyek, serta kondisi aplikasi.

Peralatan yang Diperlukan

  • Benang penanda atau tali ukur dan meteran
  • Impact driver atau bor/obeng listrik dengan soket heksagonal yang sesuai untuk pengikat M8/M10
  • Mata bor 9 mm
  • Spidol penanda
  • Kunci torsi untuk M8 dan kunci L 6 mm
  • Kunci inggris dan palu karet

Sebelum Memulai Pemasangan

  • Pastikan gambar kerja, desain struktur, dan dokumen teknis proyek telah disetujui.
  • Tentukan posisi gording atau struktur penopang utama di bawah lembaran atap metal.
  • Periksa kondisi atap, cuaca setempat, dan akses menuju area kerja.
  • Siapkan prosedur keselamatan kerja di ketinggian dan ikuti persyaratan kelistrikan yang berlaku untuk proyek.

Langkah 1: Tandai Posisi Gording dan Braket L-Foot

Diagram atap metal yang menunjukkan posisi pemasangan braket L-Foot harus sejajar dengan gording atau struktur penopang di bawahnya untuk sistem mounting panel surya yang aman.

Tandai posisi pemasangan braket L-Foot sesuai gambar teknik yang telah disetujui. Jangan mengandalkan lembaran atap metal saja sebagai titik penahan beban, kecuali desain teknik khusus proyek secara jelas mengizinkannya. Setiap titik pemasangan harus terhubung ke gording atau struktur penopang di bawah atap sesuai ketentuan desain proyek.

Langkah 2: Pasang Braket L-Foot pada Gording atau Struktur Penopang

Installer menggunakan impact driver untuk memasang braket L-Foot dengan sekrup self-tapping pada atap metal untuk sistem mounting panel surya.

Pasang braket L-Foot pada atap metal menggunakan sekrup self-tapping atau jenis pengikat yang ditentukan dalam dokumen teknis proyek. Pastikan seluruh braket L-Foot sejajar dan rata di sepanjang susunan panel. Kencangkan semua pengikat sesuai nilai torsi yang disetujui dalam dokumen proyek.

Langkah 3: Pasang dan Sambungkan Rel Aluminium

Diagram teknis penyambungan dua rel aluminium sistem mounting panel surya menggunakan penyambung rel dan baut M8x10.

Penyambungan rel bila diperlukan: Tempatkan penyambung rel (Rail Connector) di bagian tengah antara dua potong rel aluminium, lalu pasang sesuai gambar produk atau petunjuk teknis yang berlaku. Kencangkan sambungan menggunakan baut M8×10 yang ditentukan.

Installer menggunakan kunci L untuk mengencangkan baut M8x25 yang menghubungkan rel aluminium dengan braket L-Foot pada atap metal.

Pemasangan rel pada braket L: Letakkan rel aluminium di atas braket L-Foot yang telah terpasang, lalu gunakan set baut M8×25 untuk menghubungkan rel ke braket. Periksa kelurusan, elevasi, dan jarak antarel sebelum mengencangkan seluruh pengikat sesuai spesifikasi torsi proyek.

Langkah 4: Kunci Modul PV dengan Klem Ujung dan Klem Tengah

Tempatkan modul PV pada rel yang telah terpasang. Gunakan klem ujung (End Clamp) pada sisi luar setiap baris modul dan klem tengah (Mid Clamp) di antara dua modul yang berdampingan. Klem harus sesuai dengan tinggi bingkai modul PV dan dikencangkan mengikuti nilai torsi yang tercantum dalam dokumen teknis proyek.

Jika sistem dilengkapi pelat bonding (Earthing Plate), komponen tersebut digunakan untuk membentuk koneksi bonding listrik antara bingkai modul PV dan rel aluminium. Pelat bonding tidak menggantikan desain grounding dan bonding keseluruhan yang telah ditetapkan untuk proyek.

Langkah 5: Pasang Grounding Lug dan Selesaikan Bonding Listrik

Pasang grounding lug atau terminal grounding pada ujung setiap rel sesuai petunjuk pemasangan sistem. Selesaikan seluruh koneksi grounding dan bonding listrik berdasarkan desain kelistrikan yang telah disetujui, ketentuan setempat yang berlaku, serta persyaratan produsen modul PV dan inverter.

Panel surya dipasang pada rel aluminium menggunakan klem ujung dan klem tengah, dengan grounding lug di ujung rel untuk koneksi bonding listrik.

Langkah 6: Daftar Pemeriksaan Akhir

Sebelum meninggalkan lokasi pemasangan, lakukan pemeriksaan berikut:

  • Apakah braket L-Foot sudah ditempatkan dan dipasang dengan aman pada gording atau struktur penopang sesuai desain?
  • Apakah sambungan rel, koneksi braket L-Foot, dan seluruh klem sudah dikencangkan sesuai nilai torsi yang disetujui?
  • Apakah klem ujung dan klem tengah sesuai dengan tinggi bingkai modul PV?
  • Apakah koneksi grounding dan grounding lug telah diselesaikan sesuai desain kelistrikan yang disetujui?
  • Apakah baut, serpihan hasil pengeboran, dan komponen kecil yang tersisa di atap telah dikumpulkan untuk mencegah kehilangan atau kerusakan pada permukaan atap?

Cara Mencegah Ulir Stainless Steel Macet

Baja tahan karat memiliki sifat yang berbeda dari baja karbon. Jika baut dan mur dipasang dengan cara yang tidak tepat, ulir dapat macet atau terkunci akibat gesekan berlebih, yang sering disebut thread galling. Untuk mengurangi risiko tersebut, ikuti langkah berikut:

  1. Kurangi gesekan: Pastikan ulir baut dan mur bersih dari debu, pasir, serpihan logam, atau kotoran sebelum dirakit. Gunakan pelumas anti-seize yang kompatibel hanya jika diizinkan oleh petunjuk pengikat dan sistem mounting. Setelah memakai pelumas, periksa kembali nilai torsi yang ditentukan.
  2. Pasang dengan lurus: Saat mengencangkan baut, posisi alat harus sejajar dengan sumbu ulir. Hindari memasang baut secara miring, memaksa ulir, atau memulai pengencangan pada sudut yang tidak tepat.
  3. Kendalikan kecepatan pengencangan: Gunakan kunci torsi atau alat yang dapat mengontrol torsi bila memungkinkan. Hindari putaran terlalu cepat karena panas akibat gesekan dapat meningkat. Jika menggunakan impact driver, kurangi kecepatan dan selesaikan pengencangan sesuai nilai torsi yang ditetapkan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah braket L-Foot dapat dipasang langsung pada lembaran atap metal?
Jangan hanya mengandalkan lembaran atap metal sebagai titik penahan beban, kecuali desain teknik khusus proyek secara jelas mengizinkannya. Untuk menjaga kestabilan sistem dan memenuhi kebutuhan beban desain, titik pemasangan harus terhubung ke gording atau struktur penopang di bawah atap sesuai gambar yang telah disetujui.
Bagaimana cara memperpanjang rel aluminium untuk susunan panel yang berkelanjutan?
Gunakan penyambung rel (Rail Connector) yang sesuai untuk menghubungkan dua bagian rel aluminium. Tempatkan penyambung di antara dua rel yang berdampingan dan kencangkan dengan baut M8×10 sesuai ketentuan pada gambar atau petunjuk pemasangan produk.
Apakah satu grounding lug cukup untuk seluruh sistem?
Pelat bonding yang digunakan bersama klem tengah dapat membantu membentuk koneksi listrik antara bingkai modul dan rel. Namun, jumlah grounding lug, konduktor bonding, dan konfigurasi grounding akhir harus mengikuti desain kelistrikan yang disetujui serta kebutuhan spesifik proyek.

Membutuhkan Dukungan Teknik untuk Proyek Anda?

Untuk memperoleh dokumen teknis produk, informasi OEM, gambar pemasangan, atau rekomendasi sistem mounting untuk proyek atap metal Anda, hubungi tim PT Xiamen Ziyuan Energy Technology. Kami dapat menyediakan informasi mengenai konfigurasi sistem, kompatibilitas komponen, dan dokumen teknik sesuai kebutuhan proyek Anda.

Hubungi Ziyuan Energy
Picture of ziyuansolar.com Team

ziyuansolar.com Team

Independent editorial team focused on commercial PV mounting systems and practical EPC insights.

Related Posts

Utility-scale ground solar farm illustrating aluminum ground solar mounting systems for EPC projects

Struktur Mounting Aluminium untuk PLTS Ground-Mounted: Panduan Desain, Pemasangan, Pemilihan Fondasi, dan Checklist Pengadaan

Panduan praktis bagi kontraktor EPC, pengembang proyek, dan tim pengadaan untuk membandingkan struktur mounting aluminium dengan baja galvanis celup panas pada PLTS ground-mounted. Membahas komponen sistem, pilihan fondasi, tahapan pemasangan, pemeriksaan struktur sesuai kondisi proyek, serta data yang perlu disiapkan agar pemasok dapat menyusun proposal sistem mounting.

Read More
Commercial rooftop solar arrays, solar carport and ground-mounted PV site after a typhoon, viewed from a safe ground-level inspection area

Cara Memeriksa Sistem Mounting PLTS Setelah Topan

Panduan inspeksi sistem mounting PLTS pascatopan untuk tim EPC dan O&M. Pelajari cara mengamati kondisi sistem PLTS atap, ground-mounted, dan carport surya secara aman, mendokumentasikan masalah yang terlihat, serta meneruskan temuan kepada spesialis atap, struktur, sipil, kelistrikan, dan OEM.

Read More
Aerial view of a Southeast Asian factory rooftop solar PV system with conceptual structural due diligence, wind and load assessment overlays

Checklist Due Diligence Struktur PLTS Atap Komersial di Asia Tenggara

Panduan due diligence praktis untuk pemilik pabrik, gudang, fasilitas logistik, kontraktor EPC, dan konsultan teknik yang mengevaluasi proyek PLTS Atap komersial di Asia Tenggara. Artikel ini membahas kondisi atap, jalur beban struktur, dokumen yang diperlukan, koordinasi dengan produsen atap, beban desain yang disetujui insinyur, pembagian tanggung jawab, serta status kesiapan proyek sebelum desain sistem mounting final.

Read More
Minta Penawaran
Solusi teknis dan penawaran cepat untuk proyek Anda.
Minta Penawaran
Solusi teknis dan penawaran cepat untuk proyek Anda.